Thursday, May 24, 2018

Sayang 2 - Nella Kharisma (Versi Jawa, Indonesia, Inggris)


Sayang 2  (Original)

Cobo rungoknoo..
tembang kangenku iki
Dewi asmoro tulung omongno
aku isih ngenteni

ombak segoro..
kok sajak ngelengake
nambahi kangenku soyo gedi
nganti kepati pati

Andaikan sayangku sakiki
iseh ono neng kene
kita akan slalu memadu cinta

Bungahing atiku
Sedihing atiku..hanya dalam mimpi

Rino lan wengi
moto iki angel di aremake
mung lam lamat
esem lan manismu

Kapan kubertemu
sak kedeping moto..wes marem atiku


Cobo rungoknoo..
tembang kangenku iki
Dewi asmoro tulung omongno
aku isih ngenteni

ombak segoro..
kok sajak ngelengake
nambahi kangenku soyo gedi
nganti kepati pati

Andaikan sayangku sakiki
iseh ono neng kene
kita akan slalu memadu cinta

Bungahing atiku
Sedihing atiku..hanya dalam mimpi

Rino lan wengi
moto iki angel di aremake
mung lam lamat
esem lan manismu

Kapan kubertemu
sak kedeping moto..wes marem atiku

Andaikan sayangku sakiki
iseh ono neng kene
kita akan slalu memadu cinta

Bungahing atiku
Sedihing atiku..hanya dalam mimpi


Sayang 2  (Terjemahan Indonesia)



Coba dengarkan lagu rinduku ini
Dewi asmara tolong dengarkan aku masih menanti

Ombak lautan seperti mengingatkan

Menambah rinduku semakin besar sampai mati

Andaikan sayangku sekarang masih ada disini
Kita akan selalu memadu cinta
Bahagia dihatiku, sedih dihatiku hanya dalam mimpi

Siang dan malam mata ini sulit dipejamkan
Terkenang selalu senyum manismu

Kapan kubertemu
Sekejap matapun telah puas hatiku

Coba dengarkan lagu rinduku ini
Dewi asmara tolong dengarkan aku masih menanti

Ombak lautan seperti mengingatkan
Menambah rinduku semakin besar sampai mati

Andaikan sayangku sekarang masih ada disini
Kita akan selalu memadu cinta
Bahagia dihatiku, sedih dihatiku hanya dalam mimpi

Siang dan malam mata ini sulit dipejamkan
Terkenang selalu senyum manismu

Kapan kubertemu
Sekejap matapun telah puas hatiku

Andaikan sayangku sekarang masih ada disini
Kita akan selalu memadu cinta
Bahagia dihatiku, sedih dihatiku hanya dalam mimpi



Sayang 2 (Terjemahan Inggris)

Try to listen to my song this song

Goddess of love please listen to me still waiting

The ocean waves are reminiscent
Increasing my longing to die


If my dear is still here
We will always make love
Happy in my heart, sad in my heart only in dreams

Day and night these eyes are hard to shut
Reminiscent of your man's smile

When will I meet you?
Instant eye has satisfied my heart

Try to listen to my song this song
Goddess of love please listen to me still waiting

The ocean waves are reminiscent
Increasing my longing to die

If my dear is still here
We will always make love
Happy in my heart, sad in my heart only in dreams

Day and night these eyes are hard to shut
Reminiscent of your man's smile

When will I meet you?
Instant eye has satisfied my heart

If my dear is still here
We will always make love
Happy in my heart, sad in my heart only in dreams

Tuesday, May 22, 2018

Bapak Baik Sepanjang Perjalanan (22 Mei 2018)


Kalau ada yang tanya, hal apa yang bikin saya terbaper baper ria dalam menjalani hidup, jawabanya adalah pada “Bapak-Bapak”. Sebagai anak perempuan, saya merasa “Bapak-Bapak” adalah bagian dari romantisme. Bukan berarti saya naksir “Bapak-Bapak” ya, saya tetap ABG yang suka naksir pada yang seumuran saya huh. Kembali ke topik, ini adalah kisah perjalanan saya selama kurang lebih 9 jam untuk menunaikan kewajiban SUO di UT UPBJJ Surakarta.
Jam 07.00 tadi saya sudah berada diterminal, diantarkan Bapak Kost yang sedang menikmati libur berlayar, Bapak Kost saya ini seorang POPEYE yang ramah dan beberapa kali saya ajak ngobrol soal orang luar negeri, dan Bapak Kost adalah orang yang mau nggatek saya pas ngomong pake bahasa inggris ga lulus TOEFL. Pernah pas saya nyuci piring tiba-tiba Bapak ngomong pake bahasa inggris, dan saya baru ngeh kalau yang diajak komunikasi saya wkwk, Bapak bilang “little-little use English”. Saya beruntung sekali Bapak Kost bisa mengantar saya sehingga bisa menghemat ongkos GO-JEK, karena you know lah anak kuliah yang ngekost dan wira wiri itu membuat kantong boros.
Tak lama bis MIRA merah merona menghampiri, saya langsung naik lalu disuruh duduk didepan samping pak sopir yang mengendarai kuda supaya baik jalannya hei, tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk. Sudah stop jangan nyanyi, sekitar 50 menit kemudian sampailah saya di Palur Plaza. Selanjutnya adalah saya harus mencari bus kecil atau angkot kuning yang arahnya ke Mojolaban – Tawangmangu. Jalan sebentar sayapun melabuhkan diri pada angkot kuning yang hanya berisi satu ibu-ibu. Kini saya kembali berpikir apakah angkot yang sepi ini akan segera berjalan atau tidak, namun sungguh Tuhan memuluskan jalan, ada satu penumpang lagi yang naik dan angkotpun memulai perjalanan.
Perjalanan dengan angkot begitu santai sesekali Bapak Sopir memelankan kemudi ketika ada anak sekolah atau ibu-ibu pulang dari pasar, berharap mereka akan mejadi penyalur rejeki. Mata saya yang sedari tadi melihat kearah timur, kini beralih kearah selatan melihat Bapak Sopir dan jalan panjang didepan. Apa yang saya temui kemudian adalah hal yang membuat batin meringis, sebuah stiker tak cukup besar disamping kemudi bertuliskan “Sudahkan Anda Bersyukur Hari Ini”. Sebuah tulisan yang lumayan popular, tapi jarang nyantol dihati, entah kenapa jadi nyantol banget saat saya baca diangkot. Ini adalah motivasi bagi manusia, bahkan ketika hasil kerja keras yang didapat tak seberapa atau angan yang dikejar belum juga sampai, sudah sepatutnya selalu bersyukur pada sang pemberi hidup. Saya langsung berpikir mungkinkah beliau Bapak Sopir yang menempelkannya, semoga Bapak selalu dilancarkan rejeki atas syukur dalam kondisi yang diberi.
Lokasi UT UPBJJ Surakarta sudah hampir sampai, Bapak Sopir tadipun memberitahu saya “Mbak, UT nanti kanan jalan ya, mbaknya hati-hati kalau mau nyebrang, jalan disini ramai” mendengar kata-katanya yang mem-bapak-i itu saya jadi terharu, dia ramah dan menasehati saya, saya balas ucapan Bapak tadi “Iya pak makasih, berapa pak ?” dia bilang Rp 4.000 dan saya memberikan Bapak tersebut uang Rp 5.000, saat hendak memberikan kembalian saya bilang tidak perlu pak, dan bapak itu tersenyum tulus mengucapkan terimakasih.
Uang kembalian Rp 1.000 yang nilainya kecil bisa membuat Bapak itu tersenyum. Lagi-lagi saya terharu, Tuhan saya senang sekali melihat senyumnya, mudahnya membuat orang lain bahagia, dan terimakasih telah membuat saya membaca stiker kecil itu.
Dua matakuliah yang diujikan berhasil saya selesaikan jam setengah dua, waktunya pulang. Berdiri didepan kampus menunggu angkot atau bus lagi, kemudian bus kecil menghampiri saya, tanpa berpikir saya naik saja, wong nanti semua bus pasti lewat pinggir Palur. Didalam bus saya bilang bahwa saya mau turun Palur, Bapak Kondektur balik bertanya tujuan saya, dan saya jelaskan bahwa saya sedang mencari bus jurusan Surabaya untuk pulang. Bapak Kondektur itupun menyaranakan agar saya turun di Halte UNS karena bus yang melewati Palur kadang males berhenti dan nanti tinggal nyebrang ga panas ga usah jalan jauh. Ah ide bagus pak, tau sekali saya ini lagi lemes habis ujian dan puasa.
Bus Sugeng Rahayu yang gagah berani akhirnya menjadi pengantar perjalanan pulang saya, sampai di Pilangsari saya bergegas lari ke masjid tapi bukan mau sholat belum waktu ashar soalnya haha. Saya langsung memesan GO-JEK dan mendapatkan Driver bernama Bapak Umar. Lewat chat saya bilang bahwa posisi saya dimasjid, bapaknya dengan cepat membalas bahwa dia juga sedang dimasjid, tiba-tiba dari dalam masjid ada yang menengok, oh itu dia. Disepanjang perjalanan Bapak Umar menanyai saya, ceritapun dimulai. Mulai dari saya kuliah dan kerja sampai asal saya. Bapak Umar ini ternyata tertarik dengan perkuliahan saya. Dia memiliki anak yang sedang mengikuti SNMPTN di UNDIP namun sepertinya fesimis gitu. So Bapak Umar tanya-tanya supaya bisa kasih solusi buat anaknya semisal gagal di UNDIP. Aduh so sweet batin saya, Bapak idaman banget, tidak membiarkan anaknya berusaha sendiri.
Kita ngobrol terus sampai tibalah didepan kost saya yang bercat pinky itu. Kali ini saya memang sudah niat nanti mau ngasih pembayarannya dilebihin Rp 2.000, uang saya lipat-lipat dan saya berikan ke Bapak Umar. Beliaupun menghitung kembali dan bilang kalau ini kelebihan, langsung saya timpali sekedar tambahan pak 😊, dan saya mendapatkan senyum tulus lagi dari seorang Bapak. Bapak Umar berucap terimakasih dan mendoakan agar saya banyak rejeki. Dan lagi saya terharu, perjalanan dari pagi hingga sore hari ditutup dengan senyum dari orang-orang yang berlalu bersama saya.
Agenda SUO selesai, terimakasih para “Bapak-Bapak” so sweet yang telah berbagi cerita senyum dan perhatian kepada saya. Semoga kita bisa bertemu kembali. Mari berbagi, mulailah dari hal kecil dan mari bersyukur 😊.

Thursday, May 17, 2018

Gabut, Gabutters


Kisah GABUT disuatu hari dibulan yang sunyi........

Waktunya briefing pagi, berbondong-bondong kita kedepan buat kumpul nyampein aktifitas kita kemarin dan hari ini buat disinkronkan sama
Gabut
karyawan yang lain. BTW saya adalah makluk yang ngerasa paling dikit kerjaannya, ga ngerti nanti daftar gawe saya apa. Masa yang lain ngomong panjang lebar dan saya cuma 15 detik ga ada. Saya itu GABUT, kemarin GABUT, kayanya nanti juga GABUT. Apa saya sebutin itu saja, duh.
GABUT itu maksudnya ga ada kerjaan “Gaji Buta” atau “Gajelas Beut” intinya ga ngapa-ngapain, ga tau mau ngapain, bosan, gusar, anu banget lah. Dih, ko bisa hidup kamu gabut gitu put ?. Ya mau gimana lagi, kalau kerjaan sudah selesai dan ini lagi ga musim masuk kuliah, semester berikutnya masih beberapa bulan lagi, saya bisa apa. Nonton Youtube, LK21.com,dll saya sebenernya suka melakukan itu disaat GABUT, tapi itu melanggar kaidah yang udah saya bikin sendiri, dan saya bisa dijitak staff yang lain.
Ketika GABUT melanda , saya akan mulai mengunjungi ruangan staff lain, “ada yang bisa saya banting makk?”, “ga ada put,aku lagi telpon belum ada yang bisa dibanting”. Oke saya balik duduk lagi, tengok kiri kanan bingung, lalu saya keruangan lain “ada yang bisa saya gunting ga din?”, “stiker udah selesai cetak semua mba, hehe.”. Oke saya balik duduk lagi, tengok kiri kanan bingung, lalu cari opsi. Youtube dan LK21.com itu melanggar, ya udah saya searching hal-hal berbau kebudayaan dan sejarah. Mulai dari Siapa nenek moyang bangsa Indonesia, Sejarah Majapahit, Negara-negara yang menggunakan bahasa jawa, Perbedaan India,Pakistan,Bangladesh, Siapa itu suku mongol,dan buanyak. Itu memuaskan dan mempercepat waktu GABUT saya. Tapi tak meneyelesaikan urusan briefing saya.
Alhamdulillah, persentase GABUT saya cuma 50% dalam sebulan, bayangkan jika, blablablabla. Saya bisa jadi makluk tersibuk juga kalau kuliah dan jam sibuk datang dimusim yang sama. Ada yang penasaran kerja saya apa ?, kalau ga juga gpp sih haha, langsung saya kasih tau. Saya adalah seekor Admin, yang kuliah dijurusan perngademinan juga. Terus mungkin ada yang penasaran kenapa saya sering online dibanyak sosial media berbarengan dijam kerja, penjelasannya karena GABUT. Kalau saya lagi sibuk jangankan Temen Deket, Anak Tetangga, Homo Sapiens, Bule Kyrgistan, Mantan Pacar, Mantan Temen,Pacar Temen, Anonimus juga ga saya gagas. Kebalikannya lagi kalau lagi GABUT. Overall, Alhamdulillah saya masih digaji ☺☺
Abaikan segala ocehan ini, kamu yang baca pasti juga lagi GABUT, selipkan komen mungkin kita bisa bertukar kisah story of GABUT dihari yang cerah.

Monday, May 14, 2018

Jasa Bantu Bangunin Jomblo Puasa


Jangan sungkan untuk menghubungi admin, selamat berpuasa ☺
Dikarenakan sebentar lagi puasa,maka saya bermaksud untuk membantu netizen dengan program JB2JP ini.
Rule :
1. Bersikap sopan
2. Tidak cabul
3. Tidak request aneh2
4. Mengikuti aturan admin
5 . Maka hidupmu bahagia
Demikian informasi yang dapat saya sampaikan, kurang lebih saya mohon maaf dan terimakasih.
Admin,
Puti


Tuesday, November 7, 2017

Terkejut, Smartphone Xiaomi tiba-tiba berada di mode Fastboot (Awam come here).

Holla para pembaca yang lagi bukaartikel ini, saya mau share pengalaman terkejut nih, tapi bukan termicin haha. Its oke, jadi pengalaman kali ini akan membahas keterkejutan saya, ketika pagi-pagi sebelum berangkat nyari bis.

Pagi-pagi yang rempong saya menggendong tas yang isinya modul-modul kuliah seberat ensiklopedia, tas saya sangat sesak saat itu, jadi saya akhirnya mengeluarkan Smartphone (Xiaomi Redmi 4X) dari dalam tas karena takut tergencet. Smartphone saya berhasil keluar dan saya pegangi erat-erat ditangan kiri, waktu itu Smartphone masih dalam keadaan off. Sambil gendong tas besar, tangan kiri pegang Smartphone, saya naik kegoncengan motor dengan agak susah. Tidak disangka posisi saya saat naik ke motor tadi membuat tangan kiri saya menekan dengan kencang tombol yang mengarah ke Mode Fastboot.
Pas saya lihat layar Smartphone tiba-tiba udah nyala, mana gambarnya ada android dibongkar kepalanya sama anjing imut, saya jadi takut campur seneng, soalnya gambarnya lucu. Tapi setelah beberapa menit gambar itu ga berubah juga, masih stay ga bergerak, ga ada tanda-tanda atau notifikasi. Spontan yang tadi takut campur seneng, berubah 180 derajat, jadi deg-deg an (tapi bukan jatuh cinta).
Pikiran saya langsung mengarahkan jari ke tombol Power, saya tekan terus, lama saya itung 20 detik an, ga nyala atau ngerestart juga. Duh ya Allah Smartphone saya kenapa, lagi krisis moneter gini pake acara error. Tiba-tiba saya keinget, dulu Smartphone saya yang Sony E4, suka ga mau bangun, kalau dinyalain pake tombol Power, biasanya sih begitu gara-gara habis saya ekploitasi sebelumnya (dipake online banyak applikasi sampe panas,sampai baterai habis). Si Sony ini maunya dibangunin pake tombol Vol+ dan Power bebarengan.
Begitu saya ingat hal itu, seketika jari saya sudah ditombol Vol+ dan Power, Bismillah pencet agak lama. Dan tampilan Smartphoe saya berubah ada tulisan “MI” seperti ketika baru dinyalakan. Saya mulai bahagia, nunggu loading selesai dan berharap berada dihalaman utama yang normal lagi. Astaga apa-apa an ini, yang saya tunggu tidak sesuai ekpektasi. Saya justru menjumpai halaman yang dipenuhi bahasa mandarin, tapi disitu ada dua tulisan yang saya paham, yaitu fast download, sama yang satu lupa. Dibawahnya lagi ada bahsa mandarin dengan background warna biru tua, berbeda dengan tulisan lain dengan background hitamnya.
Modal wani, nekat, pasrah, saya yang awam lan ora ngerti iki langsung milih tulisan mandarin dengan background biru, karena beda sendiri. Hasilnya jeng-jeng Smartphone saya mati. Masih dengan deg-deg an campur keringetan padahal pagi itu cuaca dingin, saya pencet tombol Power, berharap akan ada suatu keajaiban dihidupku (halah). Alhamdulillah sekali, setelah tombol power ditekan, Smartphone saya nyala normal dan masuk kehalaman. Udah ga deg-degan lagi, senyum lebar, lega banget.
Jadi buat temen-temen yang ngalamin Mode Fastboot tanpa sengaja, jangan takut dan keburu bawa Smartphonenya ke tempat service. Dicoba dulu dengan tombol Vol+ dan Power habis itu lanjut tombol biru, dan nyalakan lagi dengan tombol Power. Selamat mencoba ya  J

Monday, November 6, 2017

Sad, rasis sedari dini…..

Sore ini seperti biasa, saya pulang kerja sambil mengayuh sepeda ontel kesayangan pemberian Alm. Ayah. Cuaca cukup cerah, saya kayuh sepeda dengan santai gang demi gang menuju kost-kost an. Tempat kerja saya menuju kost Cuma beda 5 gang. Ceritanya pas mau sampai gang 9, dari kejauhan saya lihat ada dua dedek-dedek unyu seumuran SD berhenti diatas sepeda, dan satu lagi dedek unyu yang agak gendut juga berhenti diatas sepeda tapi tidak bergabung dengan dua dedek-dedek yang lain.



Setelah pengayuhan saya sampai didekat para dedek-dedek tadi, sayapun mendengar celotehan yang menyakitkan, miris, bikin nangis (alay ihh 😄). Yah saya mendengar perdebatan dari dua dedek-dedek dengan satu dedek yang lain, ternyata dedek gendut ini pengen ikutan main bareng dua dedek tadi. Tapi oh tapi yang dua tadi keliatan enggan, risih, tidak mau diikuti, pengen main sendiri. Emoh ngancani, gae alesan ae. Haduh kaya zaman saya pas SD dulu, anak SD sudah bisa bikin gang, yang cantik sama yang cantik, yang pinter sama yang pinter, yang kaya sama yang kaya. Padahal mereka ini sama-sama unyu, apa to urusannya gendut sama kurus, cantik sama manis, bukannya yang penting nyaman, eh iya kan. Seperti itu saja bisa bikin sedih. Alhasil dari alesan ben ojo melu yang saya dengar itu membuat raut dedek gendut jadi masam.
Kayuhan saya berlalu, entah apa yang selanjutnya terjadi dengan dedek-dedek tadi. Rasa sedih campur kesel malah jadi bergejolak ke diri saya. Kok ngno ya, masih kecil kok sudah rasis. Penyebabnya apa ya, diusia-usia polos itu, mereka sudah membuat penggolongan atas keunggulan diri pribadi. Masa yang ngajarin orangtua, ah ya ga mungkin, wis jangan suudzhon.
Mari kita bahas saja apa pengertian Rasis. Saya kutip dari Wikipedia, pengertian Rasisme yaitu suatu sistem kepercayaan atau doktrin yang menyatakan bahwa perbedaan biologis yang melekat pada ras manusia menentukan pencapaian budaya atau individu – bahwa suatu ras tertentu lebih superior dan memiliki hak untuk mengatur ras yang lainnya. Noh ngertikan sekarang apa itu Rasis, intinya pengunggulan suatu yang melekat pada ras manusia.
Lalu apa yang bikin Rasisme ini timbul ?, berdasarkan pikir memikir saya, rasisme ini dimulai dari lingkungan terkecil manusia yaitu keluarga. Karena pergaulan seorang anak dimulai dari pergaulan dengan orangtua. Bukan semua orangtua lo ya, ini percontohan saja. Ada keluarga yang dari Ibu atau Ayahnya sudah membatasi pergaulan anaknya supaya bermain dengan anak dari keluarga yang sama-sama kaya.
Kemudian pengaruh media televisi dengan adanya sinetron-sinetron, dimana kesenjangan antara yang kaya miskin, hitam putih, kota desa nampak dijadikan pembeda status sosial. Padahal tayangan-tayangan tersebut yang nonton bukan cuma orang dewasa, tapi kids juga. Secara perlahan tayangan-tayangan yang seperti itu memberi pengaruh jangka panjang pada sikap mereka.
Dan selain itu pengaruh lingkungan, juga menjadi factor tumbuhnya rasisme. Misalnya ada teman disekitar yang berasal dari suku berbeda. Secara kebetulan dia berkulit hitam dan dia lebih pendek dari dari teman-teman yang lain.  Dimulai dari unsur becanda yang tidak sehat dengan menyebut-nyebut perbedaan biologis, terbentuklah sikap merendahkan suku lain.

Dari faktor-faktor diatas kamu harus tau gimana tertekannya menjadi berbeda menjadi minor ditengah lingkungan yang memuja Rasisme, kamupun terlahir tanpa request warna kulit, ciri fisik, sosial ekonomi dan zona nyaman. Sebenarnya jika Allah mau, Dia bisa membuat manusia dibumi ini dengan satu ciri saja, tapi kalau semua sama itu tak akan sempurna. Karena perbedaan itu kan rahmat gaess, akan ada banyak ilmu yang bisa dipelajari dari perbedaan itu. Ayo sama-sama jadi manusia yang menjunjung egaliterisme dan pluralisme supaya kita bisa hidup berdampingan (kita, iya kamu dan aku, plakk) dengan aman dan sejahtera. Dan akhir kata jangan lupa selalu belajar dan tetap mengenali batas-batas dari toleransi. Happy Bhineka Tunggal Ika . Puti Nagari

Bisnis dirumah, Kerja Sampingan (Sesimple itu sambil belajar digital marketing)

            Hai agan dan sista, hari ini aku mau share pengalamanku jualan olshop dari bermacam produk gonta ganti yang akhirnya cuma jadi ...